BAGIAN DARI 5
DEFINISI
Psychological First Aid (PFA) merupakan bantuan yang manusiawi, suportif, dan praktis kepada orang yang mengalami distres akibat krisis atau peristiwa yang sangat menekan.
PFA memperhatikan kondisi, keselamatan, dan kebutuhan masing-masing individu.
Perbandingan
- Bantuan yang manusiawi
- Bantuan yang suportif
- Bantuan yang praktis
- Konseling
- Terapi
- Pengobatan psikologis
- Keharusan menceritakan pengalaman secara rinci
PFA bertujuan untuk beberapa hal berikut:
Menyelesaikan seluruh masalah, atau menggantikan layanan profesional.
PFA dapat diberikan kepada anak-anak maupun orang dewasa yang mengalami tekanan atau distres akibat situasi krisis, seperti bencana, konflik, kekerasan, atau keadaan darurat lainnya.
- •
PFA tidak hanya diberikan oleh tenaga profesional kesehatan mental, melainkan dapat diberikan oleh orang yang memiliki peran membantu dan telah mendapat pengetahuan atau pelatihan yang sesuai.
PFA umumnya diberikan ketika seseorang baru mengalami krisis atau saat pertama kali penolong melakukan kontak dengan individu yang mengalami stres.
PFA juga dapat diberikan:Waktu pemberian PFA tidak ditentukan hanya oleh waktu sejak kejadian, tetapi oleh kondisi, kebutuhan, dan tingkat distres individu.
PFA dapat diberikan di lingkungan komunitas atau lokasi yang melayani individu yang mengalami distres, selama tempat tersebut aman dan nyaman bagi pemberi maupun penerima bantuan.
Untuk situasi yang sangat sensitif, seperti kekerasan seksual, privasi sangat penting untuk menjaga kerahasiaan dan martabat orang yang terdampak.
Sebagai bentuk tanggung jawab, penolong perlu memperhatikan hal-hal berikut:
Budaya dapat memengaruhi cara seseorang berkomunikasi, mengekspresikan emosi, memahami suatu peristiwa, dan menerima bantuan.
Penolong perlu memperhatikan:PFA merupakan bagian dari respons kemanusiaan yang lebih luas dalam situasi krisis.
Penolong perlu:Dalam situasi bencana, PFA sebaiknya dilakukan dengan mengikuti koordinasi dan prosedur organisasi atau pihak yang bertanggung jawab agar pelaksanaannya aman dan terkoordinasi dengan layanan lainnya.
Penolong juga perlu menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri selama memberikan PFA agar dapat memberikan bantuan secara aman dan efektif.
Hal yang perlu diperhatikan oleh penolong:Dalam Psychological First Aid (PFA) terdapat empat prinsip tindakan berikut. Buka tiap langkah untuk mempelajarinya.
LANGKAH 1 · SEBELUM MEMBERIKAN BANTUAN
Prepare (Persiapan)
Tahap ini bertujuan agar penolong siap secara fisik, psikologis, dan operasional sebelum terlibat dalam situasi krisis atau bencana.
Apa yang perlu dipersiapkan?
Pelajari apa yang telah dan sedang terjadi serta risiko yang mungkin muncul.
Ketahui layanan kesehatan, perlindungan, kebutuhan dasar, dukungan psikososial, dan sumber bantuan lainnya.
Periksa kondisi keselamatan dan keamanan di lokasi sebelum membantu.
Jika bekerja dalam tim, pahami pembagian peran, prosedur rujukan, dukungan antartim, dan mekanisme komunikasi.
Lakukan latihan sederhana sebelum bertugas.
Membantu menenangkan diri melalui pengaturan napas.
Teknik Pernapasan 4-7-8.png
Ketuk tiap langkah setelah kamu mencobanya
Membantu menenangkan diri melalui pelukan silang sederhana.
Teknik Butterfly Hug.png
Teknik Butterfly Hug.png
LANGKAH 2 · SAAT BERINTERAKSI DENGAN PENYINTAS
Look — Amati Situasi Terlebih Dahulu
Sebelum memberikan Psychological First Aid (PFA), perhatikan situasi dan pastikan kondisi cukup aman bagi Anda maupun orang yang akan dibantu.
look-ilustrasi.png
Amati situasi untuk memahami kondisi dan menentukan bantuan yang sesuai. Perhatikan:
Fokus pada informasi yang diperlukan untuk memahami situasi dan menentukan tindakan yang tepat. Anda tidak perlu mencari tahu seluruh cerita atau meminta orang menceritakan kejadian secara rinci.
Pastikan situasi cukup aman sebelum mendekati atau membantu seseorang. Jika terdapat bahaya yang belum terkendali atau Anda tidak yakin dengan keamanannya:
Jika situasi sudah aman, berikan bantuan dengan tetap menghormati privasi, keselamatan, budaya, dan martabat orang yang dibantu.
Keselamatan penolong dan orang yang dibantu adalah prioritas.
Setiap orang dapat memiliki kebutuhan yang berbeda. Sebagian orang mungkin dapat mengatasi situasi dengan bantuan keluarga, teman, atau dukungan yang sudah mereka miliki. Berikan perhatian lebih kepada orang yang:
Perhatikan apakah seseorang mengalami cedera atau kondisi kesehatan yang membutuhkan pertolongan.
Jika memiliki kemampuan dan pelatihan yang sesuai, berikan pertolongan pertama atau hubungkan dengan tenaga dan layanan medis.
Cedera serius atau kondisi yang mengancam nyawa memerlukan pertolongan medis segera.
Dalam situasi krisis, seseorang mungkin membutuhkan:
Bantu mereka mendapatkan kebutuhan yang paling mendesak dan mengakses bantuan yang tersedia.
Orang dapat menunjukkan reaksi yang berbeda setelah mengalami situasi krisis, misalnya:
Tidak adanya reaksi yang terlihat bukan berarti seseorang tidak terdampak. Respons setiap orang dapat berbeda, dipengaruhi oleh usia, pengalaman, budaya, kondisi, dan situasi yang dihadapi.
Reaksi atau situasi yang memerlukan perhatian khusus — berikan perhatian dan cari bantuan yang sesuai jika seseorang:Jika kondisi berada di luar kemampuan Anda, hubungkan dengan tenaga atau layanan yang sesuai.
LANGKAH 3 · SAAT BERINTERAKSI DENGAN PENYINTAS
Listen — Dengarkan dengan Penuh Perhatian
Setelah situasi cukup aman untuk berinteraksi, Listen menggambarkan cara penolong mendekati dan berkomunikasi dengan orang yang membutuhkan bantuan.
listen-ilustrasi.png
Dekati dengan tenang, sopan, dan sesuai dengan situasi serta budaya setempat.
Perkenalkan diri dan jelaskan maksud Anda. Misalnya, tawarkan bantuan secara sederhana dan tanyakan apakah mereka bersedia dibantu.
Jika memungkinkan, pilih tempat yang aman dan cukup tenang untuk berbicara. Jaga privasi, keselamatan, dan martabat mereka.
Jangan memaksa seseorang untuk berbicara atau menerima bantuan jika mereka tidak menginginkannya.
Tanyakan apa yang mereka butuhkan dan apa yang paling mereka khawatirkan. Anda dapat menggunakan pertanyaan sederhana seperti:
Fokus pada kebutuhan dan kekhawatiran saat ini, bukan pada meminta mereka menceritakan kejadian secara rinci. Jika mereka memiliki banyak kebutuhan, bantu menentukan mana yang paling mendesak.
Mendengarkan berarti memberikan perhatian penuh dan berusaha memahami apa yang sedang dialami dan dibutuhkan seseorang. Saat mendengarkan:
Jangan memaksa seseorang untuk menceritakan.
Setiap orang dapat memberikan respons yang berbeda terhadap krisis. Dengarkan tanpa menghakimi dan jangan mengatakan bahwa mereka seharusnya merasa atau bereaksi dengan cara tertentu. Tunjukkan bahwa Anda:
Hindari memberikan janji yang tidak dapat dipastikan atau informasi yang belum terverifikasi.
Krisis dapat membuat seseorang merasa takut, cemas, bingung, atau kewalahan. Beberapa orang juga dapat mengalami reaksi fisik seperti gemetar, jantung berdebar, atau kesulitan bernapas. Bantu mereka dengan:
Jangan mengatakan bahwa seseorang "aman" jika kondisi sebenarnya belum aman.
Jika seseorang mengalami reaksi fisik yang berat, terutama kesulitan bernapas atau nyeri dada, jangan langsung menganggapnya sebagai reaksi stres. Jika ragu, cari bantuan medis.
Setiap orang memiliki hak untuk menentukan apakah mereka ingin menerima bantuan atau berbicara dengan Anda. Karena itu:
Namun, jika terdapat ancaman keselamatan, kondisi medis serius, atau kebutuhan perlindungan yang mendesak, keselamatan harus menjadi prioritas dan bantuan yang sesuai perlu segera dicari.
LANGKAH 4 · SAAT BERINTERAKSI DENGAN PENYINTAS
Link — Hubungkan dengan Dukungan dan Layanan yang Tersedia
Link membantu orang mendapatkan dukungan, informasi, layanan, dan bantuan yang mereka butuhkan. Peran penolong bukan menyelesaikan semua masalah, tetapi membantu orang terhubung dengan sumber bantuan yang tepat.
link-ilustrasi.png
Bantu orang mendapatkan kebutuhan dan layanan yang paling mendesak, seperti:
Perhatikan orang atau kelompok yang mungkin terlewatkan, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau menghadapi hambatan untuk mendapatkan bantuan. Jika diperlukan dan aman untuk dilakukan, bantu mereka mengakses layanan atau hubungkan langsung dengan pihak yang dapat membantu.
Dalam situasi krisis, seseorang mungkin kesulitan berpikir atau menentukan langkah yang harus dilakukan. Bantu mereka:
Hindari cara menghadapi stres yang dapat merugikan, seperti penggunaan alkohol atau obat-obatan, agresi, mengisolasi diri sepenuhnya, atau mengabaikan kebutuhan diri.
Informasi yang jelas dan dapat dipercaya dapat membantu seseorang memahami situasi dan menentukan langkah berikutnya. Berikan informasi mengenai:
Anda tidak harus mengetahui semua jawabannya. Jika tidak tahu, cari informasi dari sumber yang dapat dipercaya.
Saat memberikan informasi:Hubungkan seseorang dengan bantuan berdasarkan kebutuhan dan kondisi saat ini, bukan hanya berdasarkan riwayat masalah psikologis.
Kapan dan bagaimana bantuan diakhiri bergantung pada situasi krisis, peran Anda, dan kebutuhan orang yang dibantu. Saat mengakhiri bantuan:
Materi telah diselesaikan.